Sejarah Desa

Desa Katerban menurut legenda cerita rakyat Tempoe Doeloe, nama Desa Katerban dari kata Kater dan Ketir-Ketir (bahasa Jawa) yang artinya khawatir dan dari kata Ban yang artinya Ketiban (bahasa Jawa) atau kejatuhan/ tertimpa, sehingga kata Katerban berarti kekwatiran atas tertimpa sesuatu yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Hal ini didasarkan atas dongeng masyarakat setempat, bahwa pada jaman dahulu Gunung Lawu itu meletus, sehingga memuntahkan abu dan batu-batu, suatu keanehan salah satu dari batu-batu dari Gunung Lawu tersebut terbang jauh sampai di wilayah Jawa Timur yaitu Desa Katerban sekarang.

Belum sampai batu tersebut jatuh, ada banyak anak gembala tahu kalau ada batu terbang akan jatuh, karena kwatir kejatuhan maka anak-anak gembala tersebut bersorak-sorak sehingga batu tersebut terbang lagi ke utara sampai akhirnya jatuh di sebuah tempat di dusun Gobak desa Sukorejo Kec. Parengan Kab. Tuban. Setelah beberapa saat batu tersebut jatuh di tempat itu, kemudian terbang lagi ke utara sehingga tempat jatuhnya batu tersebut diberi nama Turen (watu leren) atau batu istirahat seakan-akan batu tersebut belum menemukan tempat yang cocok untuk tempat tinggal.

Setelah terbang dan berputar-putar seakan-akan mencari tempat yang cocok maka jatuhlah batu tersebut di sebuah tempat yang tempat tersebut akhirnya diberi nama Tuban (Kabupaten Tuban sekarang) yang artinya Batu Tiban (bahasa jawa) dalam bahasa Indonesia berarti Batu Jatuh. Maka dari cerita asa-usul desa Katerban dan kata-kata kekwatiran tersebut, sesepuh desa mengingatkan kepada masyarakat desa Katerban untuk selalu waspada didalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Menurut sejarah pemerintahan, pada abad ke 18, Kepala Desa Katerban yang I memimpin Desa Katerban yaitu Bariyo, konon Bariyo menjadi Kepala Desa karena mengalahkan Kampak (Perampok) yang pada saat itu sangat meresahkan masyarakat desa, karena Bariyo sudah tua kemudian kepala pemerintahan desa Katerban dilanjutkan yang ke 2.

Adapun kepala desa yang ke 2 dan ke 3 adalah Somo Ngat yang kemudian dilanjutkan oleh Ngasimo yang merupakan kepala desa katerban ke 4, kepala desa Katerban ke 5 adalah Suro Kromo Sam. Setelah itu kepala pemerintahan desa Katerban dipegang oleh Pejabat Sementara (Pjs kepala desa) dari perangkat desa. Kemudian kepala pemerintahan diisi oleh kepala desa Karteker yaitu kepala desa dari TNI yang bernama Mulyono yang merupakan kepala desa Katerban yang ke 6 dilanjutkan Kepala Desa Karteker ke 2 yaitu Aji yang merupakan kepala desa Katerban yang ke 7, adapun Kepala Desa karteker ke 3 yaitu Soeratman yang termasuk kepala Desa Katerban ke 8.

Untuk pemerintahan selanjutnya didalam menentukan Kepala Desa dilaksanakan secara pemilihan (PILKADES). Pada tahun 1991 jabatan kepala desa dimenangkan oleh Yakur, dan menjadi kepala desa Katerban yang ke 9, belum sampai akhir masa jabatannya Yakur meninggal dunia karena kecelakaan, pemerintahan desa Katerban selanjutnya dipimpin oleh Penjabat Sementara dari perangkat desa, Kemudian diadakan Pilkades lagi pada tahun 1998 yang dimenangkan oleh Nyani selanjutnya menjadi Kepala Desa Katerban yang ke 10, setelah habis masa jabatannya pemeritahan Desa Katerban dipimpin oleh Plh Kepala desa oleh Sekdes, kemudian dilanjutkan Pejabat Sementara (Pjs) oleh Kadus. Pada tahun 2007 diadakan Pilkades untuk menentukan Kepala desa Katerban tepatnya pada tanggal 22 Juli 2007 yang akhirnya dimenangkan oleh Yatono dan merupakan Kepala Desa Katerban ke 11.

Sejarah Pemerintahan Desa :

Sejak terbentuk Desa Katerban telah mengalami pergantian kepemimpinan (Kepala Desa)  sebagai berikut :

  • Abad 18, Desa Katerban dipimpin oleh BARIYO
  • Tahun 1867 - 1900, Desa Katerban dipimpin oleh BAIMAN
  • Tahun 1900 -1932, dipimpin oleh NGASIMO
  • Tahun 1933 – 1953, dipimpin oleh SOMO NGAT
  • Tahun 1954 – 1972, dipimpin oleh SURO KROMO SAM
  • Tahun 1972 – 1973, dipimpin oleh MULYONO
  • Tahun 1974 – 1981, dipimpin oleh AJI
  • Tahun 1982 –1990, dipimpin oleh SOERATMAN
  • Tahun 1991 – 1996, dipimpin oleh YAKUR
  • Tahun 1998 – 2006, dipimpin oleh NYANI
  • Tahun 2007 – 2012, dipimpin oleh YATONO
  • Tahun 2013 – 2013 dipimpin oleh NYANI
  • Tahun 2017 – Sekarang dipimpin oleh KARSIPIN

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)